
Pada tanggal 7-8 Juli 2025 bertempat di ruang C3.01 SMK Pembaharuan dan SMK PN2 Purworejo melaksanakan kegiatan In House Training (IHT) yang dihadiri oleh seluruh pendidik dan tenaga kependidikan. Kegiatan ini merupakan hal wajib setiap sekolah untuk menyelenggarakan kegiatan workshop Pengembangan Kurikulum untuk menyiapkan pembelajaran ditahun ajaran baru 2025/2026. In House Training (IHT) merupakan salah satu sarana untuk meningkatkan kompetensi pendidik dalam menyusun rencana pembelajaran.
Hari pertama IHT di isi dari BBPMPV Seni dan Budaya Yogyakarta oleh Ibu Widayati Indarsih, S.Si., MSi. Ibu Widayati Indarsih, S.Si., MSi memberikan pemaparan materi melalui ZOOM meeting, dikarenakan tidak bisa datang secara langsung ke Purworejo sebab ada kepentingan yang tidak bisa ditinggalkan. Pelaksanaan kegiatan dipandu oleh pembawa acara bapak Andi Prasetyo, S.Pd yang mengawali acara pembukaan dan dilanjutkan sambutan Kepala Sekolah Ibu Rahkmi Widayati, S.Sos., M.Pd menyampaikan “Semoga kegiatan ini berjalan dengan lancar dan membawakan keberkahan ilmu yang didapatkan menjadikan pengetahuan dan motivasi bagi tenaga pendidik untuk terus meningkatkan semangat dalam mutu pendidikan. Dan mengucapkan terima kasih kepada pemateri dari BBPMPV Seni dan Budaya Yogyakarta oleh Ibu Widayati Indarsih, S.Si., MSi yang mengisi IHT hari ini”.

In House Training (IHT) materi yang dibawakan oleh Ibu Widayati Indarsih, S.Si., MSi yaitu Penerapan Literasi dan Numerasi. Dalam penyampaian materi yang disampaikan yaitu terkait mengetahui dimana letak problem masalahnya, sasaran dan indikatir yang ditujukan, dan memberikan contoh-contoh konkrit dalam meningkatkan Literasi dan Numerasi di sekolah, serta menjelaskan tentang Pembelajaran Mendalam menuju Pendidikan Bermutu untuk semua.
Beliau menyimpulkan hal penting dari berbagai strategi yang diterapkan adalah pembelajaran kontekstual yang autentik, diferensiasi pembelajaran bertingkat, integrase teknologi yang praktis, asesmental otentik, dan kolaborasi industry. Ibu Widayati Indarsih, S.Si., MSi dalam menyampaikan materi secara aktif melibatkan tanya jawab kepada Bapak/Ibu guru. Penyampaian materi yang disampaikan dapat dipahami dan ditindaklanjuti untuk menyiapkan pembelajaran baru diajaran tahun 2025-2026.

In House Training (IHT) hari kedua diisi oleh Bapak Achmad Chamdani, M.Pd selaku Pengawas SMK Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VIII Jawa Tengah. Beliau menyampaikan pembinaan sekaligus materi tentang hal-hal yang harus diperhatikan untuk menyusun kurikulum. Karateristik guru kekinian dimana diharapkan guru dapat menyesuikan dengan era peserta didik. Pembelajaran Mendalam yang didalamnya terdiri dari keterlibatan, berkesadaran, memuliakan, pengembangan budaya belajar, pemanfaatan teknologi digital, dan multi/interdisiplin ilmu pengetahuan. Memahamkan bahwa Deep learning bukan kurikulum. Pendidikan karakter selalu diutamakan dan menjelaskan bahwa SMK dikatakan baik yaitu akreditasi baik, tamatan banyak yang terserap, MOU dengan DUDI, melakukan PKL dan magang industry, TEFA berjalan baik, menerapkan LSP P1,P2,P3.
Kegiatan hari kedua ini juga disi dari Yayasan Generasi Cerdas Mandiri menjelaskan terkait aplikasi Geschool Secure Mode dimana aplikasi ini memberikan kemudahan-kemudahan untuk mengatur administrasi atau pembelajaran-pembelajaran di sekolah.
Kegiatan IHT selama dua hari berjalan dengan lancar dan memberikan banyak wawasan bagi peserta. Diharapkan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kompetensi pendidik dan kualitas pembelajaran di kelas serta meningkatkan mutu sekolah. SMK PN dan SMK PN2 Purworejo berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan menciptakan lingkungan belajar yang mendukung proses pembelajaran bagi semua warga sekolah.
SMK PN DAN SMK PN 2 JAYA
